how to made dubber ???
Ketika seseorang ingin menjadi seorang Dubber, hendaklah mengenal atau
mempelajari seni peran, kenapa harus seni peran? Sebab dasar dasar elementer ‘
Dubber ‘ sangat dipengaruhi oleh kemampuan di bidang seni peran, misalnya:
pernafasan, konsentrasi, intonasi dan lain sebagainya. Oleh sebab itu seseorang
yang tertarik dan serius mempelajari ‘ dubber ‘ hendaklah menguasai dulu seni
peran.
SENI PERAN
Seni peran atau yang lebih popular dengan istilah umumnya adalah ‘acting‘
adalah seni yang mempelajari karakter manusia dengan segala sifat dan
kebiasaannya. Seni peran sendiri merupakan salah satu perangkat yang
menunjang keberlangsungan sebuah pertunjukan drama . Baik media panggung, film
dan media lainnya (Radio). Oleh karenanya menguasai seni peran adalah mutlak
bagi seorang dubber.
DASAR SENI PERAN
Dasar dari seni peran terbagi menjadi
1. PERNAFASAN
Pernafasan dalam
seni peran menggunakan metode pernafasan perut atau pernafasan bayi. Alasan
yang mendasari pernafasan tersebut menjadi metode adalah di karenakan
perut merupakan ruang dalam tubuh manusia yang memungkinkan menyimpan udara
lebih banyak dibanding ruang ruang yang lainnya.
Sementara dalam
kebutuhan drama seorang pelaku /actor sangat membutuhkan penyimpanan udara yang
memadai guna mengantipasi peristiwa dalam sebuah pertunjukan, contohnya ketika
si actor harus mengucapkan sebuah kalimat panjang secara cepat , bila kondisi
pernafasan tidak baik maka kalimat tersebut tidak dapat disampaikan sesuai
esensi yang tertulis/ kurang optimal dikarenakan ada penggalan nafas atau dalam
istilah pada drama “ suasana terputus “…oleh sebab itu penguasaan dasar
pernafasan sangatlah menjadi kebutuhan penting seorang actor.
Sistem Pernafasan Perut
Ketika menghirup udara
manusia pada umumnya melalui dua pintu masuk ,yaitu hidung dan mulut. Pada
pernafasan perut, udara yang masuk harus melalui hidung sementara mulut dalam
kondisi tertutup,nafas yang dihirup tadi langsung ditransfer ke perut. Secara
fisik maka perut kita mengembung. Jadi apabila yang terjadi sebaliknya maka
terjadi kesalahan dalam melakukan pernafasan perut tersebut, misalnya ketika
menghirup udara yang terjadi ternyata perut mengempes artinya udara
tersebut berpusat di dada bukan di perut artinya pernafasan tersebut bukan
pernafasan perut.
Nah, selanjutnya
ketika udara yang mengumpul di perut tadi biarkan bertahan beberapa waktu,
kemudian kelurkan secara perlahan sekali, hingga udara dalam perut benar-benar
habis, lakukan pengulangan secara intensitas setiap hari sampai terasa betul
pernafasan perut menjadi kebutuhan sehari-hari.
Posisi Dalam Melakukan Teknik
Pernafasan Perut
Secara teknis proses latihan
ini dapat dilakukan dengan beberapa posisi tetapi sangat disarankan untuk
permulaan lebih baik dilakukan dalam posisi berdiri. Ketika hendak melakukan
latihan hendaknya menggunakan pakaian yang tidak mengganggu seperti training
,kaos dan sejenisnya. Supaya tubuh kita tidak menggalami gangguan
kecil,misalnya bila menggenakan celana jin maka akan terjadi beban beban yang
seharusnya tidak perlu kita fikirkan,kesempitan atau keberatan. Pada saat
melakukan pernafasan dengan posisi berdiri, lakukanlah di tempat yang menurut
kita fresh, sehingga kita dapat merasa nyaman melakukan proses latihan.
Sebelum mulai melakukan latihan
pernafasan, cobalah menyempunakan posisi berdiri. Bertumpu dengan kedua kaki,
dimana kaki kanan dan kiri sejajar menghadap depan kemudian berilah jarak yang
ideal antara keduannya, setelah merasa nyaman , letakkan kedua tangan di
samping tubuh kanan dan kiri dengan posisi tangan terbuka serta jari jari
menghadap kebawah. Lantas wajah menghadap kedepan disejajarkan dengan kaki
tegak lurus. Lakukan hal tersebut tanpa ketegangan didalam tubuh, lakukan
secara alami.
Jika sudah merasa
rilex, mulailah mengatur nafas. Hiruplah udara sekuat-kuatnya lalu alirkan
menuju perut hingga perut mengembung dan terasa tegang. Biarkan untuk beberapa
saat kemudian keluarkan secara perlahan-lahan melalui mulut hingga perut
mengempes. Lakukan lagi berkali kali hingga sempurna. Melakukan dengan posisi duduk
atau tidur sangat di sarankan apabila sudah dapat menguasai pernafasan secara
benar sempurna. Latihan pernafasan ini sangat dianjurkan dilakukan setiap hari
secara intensitas kurang lebih selama 30 menit.
2. KONSENTRASI
Konsentrasi
merupakan kebutuhan utama didalam seni peran, dengan menguasai konsentrasi maka
kita dapat mengatur permainan yang kita inginkan, misalkan saja , mengekspresi
wajah, gerak tangan, pengucapan dialog dan lain sebagainya.
Konsentrasi mutlak
dibutuhkan seorang dubber, sebab pada saat proses pengisian suara, seorang
dubber harus membagi konsentrasinya ke tiga hal, pertama naskah yang di pegang,
lipsing tokoh yang di perankan dan suara yang di dengar sebab pada detik yang
sama dubber harus mengambil keputusan yang tepat agar dapat sesuai dengan yang
di inginkan oleh film yang di dubbing atau keinginan Pengarah dialog khususnya.(PD:Pengarah dialog = Sutradara yang menangani proses dalam produksi sulih
suara )
Melatih Konsentrasi
Dalam melakukan proses
latihan konsentrasi terlebih dahulu harus sudah menguasai pernafasan secara
baik dan benar.Oleh sebab itu di sarankan agar menyelesaikan latihan pernafasan
secara optimal. Nah, setelah kita merasa sudah
siap untuk melakukan latihan konsentrasi, maka posisi berdiri adalah posisi
yang paling ideal untuk melakukan latihan tersebut. Seperti pada waktu melatih
pernafasan perut, posisi dengan kedua telapak kaki menghadap kedepan dengan
jarak yang cukup ideal di antara keduanya, kemudian kedua tangan di tempatkan
disamping tubuh dengan jari jari tangan menghadap kebawah, lalu tegakkan kepala
dengan pandangan kedepan sampai merasa ujung atas kepala dengan poros telapak
kaki sejajar tegak lurus.
Pandangan mata
kedepan lalu atur pernafasan perut scara stabil, kemudian carilah di hadapan
titik focus yang ada di hadapan kita. Lalu setelah kita mendapatkan focus,
cobalah tetap bertahan dan tetap menstabilkan pernafasan.Apabila terjadi
perkembangan fikiran cobalah secara perlahan di lepaskan dan kembali ke titik focus.
Lakukan selama kurang lebih 30 menit setiap hari. Latihan konsentrasi ini bisa
dilakukan dimanapun dan dengan posisi apapun dengan catatan telah menguasai
secara sempurna ketika melakukan dengan posisi berdiri.
Olah tubuh
Mengolah kemampuan
tubuh merupakan investasi bagi pelaku seni peran / dubber. Dalam istilah
umumnya dikenal dengan “ Gestur “. Gestur sangat mempengaruhi segala aktifitas
pelaku seni peran / dubber. Dengan penguasaan gesture yang baik, maka si
actor/dubbe dapat memberlakukan tubuhnya sesuai dengan tuntutan pean/ situasi
yang di hadapinya.
Jadi pengolahan
secara optimal tehadap tubuh pada dasarnya adalah melakukan kegiatan kegiatan
yang membuat semua sendi-sendi tubuh menjadi rilex.seperti olah raga dan
sejenisnya, pada item kali ini saya sengaja tidak mendetailkan mengenai
bagaimana melakukan proses kegiatan olah tubuh secara terperinci , tetapi
teman-teman dapat melihat atau membaca pada catatan saya dalam tema yang
berbeda.
Olah vocal
Vocal bagian paling
sensitive dalam dunia seni sandiwara, sebab apabila vocal tidak menunjang maka
yang akan dirasakan oleh penonton adalah pertujukan tersebut kurang menarik.
Maka vocal adalah corong tersampaikan nya isi dari sebuah pertunjukan ,
pengertian vocal dalam hal ini terbagi menjadi dua , power dan artikulasi,
betapa hambarnya apabila seorang actor/aktris berdialog dengan power yang lemah
dan artikulasi yang tidak jelas. Maka kebosanan menjadi awal kegelisahan
penonton.
Hal tersebut juga
berlaku di dunia perdubingan, apabila seorang dubber memiliki power yang kurang
, maka akan menghambat proses kerja misal: yang seharusnya operator studio
hanya merekam akhirnya harus melakukan perubahan pada alat ( mixer ) agar dapat
mengangkat power dubber tersebut, berikut juga operator mixing akan membutuhkan
waktu khusus untuk menyamakan hasil rekaman vocal dubber tersebut dengan dubber
yang lainnya. Jadi vocal sangatlah mutlak dimiliki oleh actor/dubber.
METODE DASAR LATIHAN VOKAL
Metode dasar latihan
vocal merupakan kelanjutan dari latihan pernafasan dan konsentrasi.
Pada saat memulai latihan vocal sebaiknya sudah menguasai pernafasan dan
konsentasi yang sempuna, karena kedua elementer tersebut sangat mempengaruhi
kelangsungan proses latihan vocal.
Contoh sedehana latihan vocal:
Dengan posisi seperti
latihan pernafasan, kita dapat memulai melakukan dasar pengaturan vocal, yaitu
mengawali suara berbarengan dengan keluarnya udara dari mulut,..sebut saja
huruf ‘A’...ketika
menyebut huruf ‘A’ bukalah sedikit mulut seperti suara
gemenggeng, biakan suara habis bersama habisnya udara yang dikeluarkan. Lakukan
hal ini berulang-ulang dengan huruf vocal yang berbeda-beda sampai anda merasa
sudah stabil dan intens melakukannya. Nah, setelah huruf
vocal selesai anda dapat meningkatkan nya dengan satu kata berulang ulang dan
berbeda beda.Lakukan sesuai waktu yang anda punyai di setiap harinya.
Pengembangan latihan vocal dapat anda kreasikan dengan bebagai cara sesuai
keinginan anda.
Explorasi
Pengertian explorasi, adalah menggali / melakukan pencarian dengan menyatukan
kedua kemampuan yaitu antara Imajinasi dan logika. Bebapa hal yang dapat kita
lakukan untuk proses explorasi antara lain:
Bahasa tulisan. Mengenal bahasa
tulisan dan memahami bentuk tulisan, ( Puisi, drama atau Narasi ), setiap
tulisan mengandung arti yang berbeda , makanya sangatlah penting kita
mengenal jenis dan bentuk tulisan tesebut sehingga kitapun tahu bagaimana
menyampaikannya dengan bahasa lisan ( seni peran yang kita miliki )
Bahasa Lisan. Belajar mendengar
dan memahami orang bebicara ( Pidato, dongeng , monolog atau ceramah ),
mendengar orang lain adalah cara efektif untuk kita dapat memahami cara
cara orang lain melakukan kemampuannya dalam seni peran, minimal kita bisa
menirunya atau kita justru malah terpacu untuk lebih baik dai orang
tersebut dalam memainkan peranan dalam dunia seni peran/ dubber.
Karakter / tokoh. Memasuki dan
menyelami karakter oang lain. Dengan melakukan aktifitas ini kita dapat
mengenal karakter yang berbeda-beda, sehingga hal ini menjadi investasi
untuk peran-peran di kemudian hari di butuhkan/ kita mainkan. Otomatis
kita tinggal membuka memori.
Interprestasi.
Mencoba mengartikan karya orang lain ( teater, film, novel , dll ). Hal
yang paling sulit dan jaang dilakukan oleh pelaku seni peran pemula adalah
menjadi penonton yang baik terhadap kaya orang lain, padahal menonton
merupakan sesuatu yang berharga untuk memperkaya batin, fikiran dan
pengalaman yang jelas jelas ini mutlak dibutuhkan bagi para pelaku seni
peran / dubber. Khusus dalam dunia dubbing/ sulih suara calon dubber wajib
melihat proses kerja sulih suara.
sumber : http://andrianakawaiimoeta.blogspot.com/2013/04/penting-catatan-ingin-menjadi-dubber.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar