Sabtu, 13 September 2014

ISI HATIKU

kangen masa masa dirumah , apalagi masa masa disaat kita kumpul sekeluarga bareng gitu , ada bapak ibu bebe cis , kita ngobrol bareng bareng sambil bercandaan di depan tv sambil nonton masya , tapi sekarang suasananya udah beda ,aku dipondok .cis juga dipondok , semua terpisahkan dan semua berpencar semakin gede gede.
setiap hari aku berdoa agar aku memimpikan mereka , dan itu satu satuya pengganti aku bertemu langsung dengan mereka , terkadang aku menangis karena kenyataan yang begitu jauh seperti apa yang aku inginkan dan jauh seperti apa yang selama ini aku dapatkan .
kemandirian benar benar di butuhkan , apalagi kekuatan , harus dan wajib jadi orang pemberani disini , yang kuat menghadapi kenyataan yang terkadang memilukan .
banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan dipondok yang jauh sangat lebih berharga daripada kegiatanku dirumah yang hanya bermalas malasan bahkan terkadang aku berantem sama orang tua cuman gara gara hal yang sepele .
tapi kalo disini aku merasa lebih nyaman walaupun lebih sempit ruang lingkupku , tapi setidaknya aku bisa menjadi wanita yang lebih baik dan lebih terjaga pergaulanya , dan satu inginku ,,
aku ingin sukses dan ingin membahagiakan orang tua ku :)
dan ingin melihat mereka bahagia karena aku kelak akan menjadi orang yang hebat dan bisa menyekolahkan bebe sampai kelas tertinggi .AMIIIN :D
 

Senin, 09 Juni 2014

Sabtu, 31 Mei 2014

Horok-horok jepara


Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan kulinernya. Ada beraneka ragam jenis makanan yang tersebar dari sabang hingga merauke dan setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Jepara merupakan salah satu daerah yang mempunyai beberapa macam kuliner yang menjadi ciri khas. Akan tetapi ada makanan khas asli Jepara yang cukup langka dan sullit ditemukan di daerah lain, yaitu horok-horok.
Sebagian besar mungkin asing dengan horok-horok dan pasti bertanya-tanya, makanan seperti apa sih itu? Horok-horok merupakan makanan khas asli Jepara yang terbuat dari tepung aren, bentuknya butiran-butiran kecil menyerupai steoroform. Rasanya gurih dengan tekstur yang liat dan kenyal. Kalau masih penasaran, saya sudah sertakan gambarnya, supaya lebih jelas. Proses pembuatannya cukup rumit dan memerlukan waktu yang lama, kurang lebih selama 2 hari.  Pada awalnya, tepung aren dicuci terlebih dahulu, kemudian dikeringkan, setelah itu tepung aren disangrai. Tepung aren yang sudah kering kemudian dikukus. Setelah masak dituang dalam tempayan, kemudian diaduk menggunakan sisir. Tepung aren yang sudah dikukus tadi walaupun terlihat kenyal dan liat, akan menjadi butiran-butiran kecil menyerupai sterofoam karena proses pengadukan menggunakan sisir. Untuk menambah rasa, bisa ditambahkan sedikit garam dan dimakan sebagai campuran bakso, gado-gado, pecel atau sate kikil.

Makanan ini sudah populer semenjak era gerakan tiga puluh september yang merupakan salah satu kekayaan kuliner yang dimiliki oleh kota kelahiran Raden Ajeng Kartini. Bahan baku horok-horok yaitu tepung aren, merupakan bahan makanan yang kaya akan karbohidrat, akan tetapi miskin zat gizi lain. Hal ini karena kandungan pati yang tinggi di dalam teras batang dan proses pemanenannya. Dalam seratus gram tepung aren setara dengan 381 kalori dan mengandung karbohidrat 91,3 gram; protein 0,3 gram; lemak 0,1 gram dan serat 0,9 gram. Kalau dilihat dari nilai gizinya, kandungan kalori dan karbohidrat tepung aren setara dengan kandungan gizi beras. Oleh karena itu, horok-horok biasa digunakan sebagai pengganti nasi.
Proses pembuatan yang rumit dan lama, membuat horok-horok semakin langka dan cukup sulit untuk ditemukan. Walaupun begitu, kita masih bisa mendapatkannya di pasar tradisonal untuk menikmati kelezatannya. Harganya pun sangat terjangkau, hanya merogoh seribu rupiah kita bisa merasakan sensasi gurihnya horok-horok, biasanya disantap bersama sayur pecel. Untuk penyajiannya pun masih tradisional, dibungkus dengan daun jati. Tetapi kembali lagi pada selera masing-masing, bisa menyantap horok-horok dengan bakso, sate kikil atau yang lain. Untuk yang ingin mencicipi kelezatan horok-horok silahkan mampir ke kota ukir Jepara.  


by:murtiah
Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan kulinernya. Ada beraneka ragam jenis makanan yang tersebar dari sabang hingga merauke dan setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Jepara merupakan salah satu daerah yang mempunyai beberapa macam kuliner yang menjadi ciri khas. Akan tetapi ada makanan khas asli Jepara yang cukup langka dan sullit ditemukan di daerah lain, yaitu horok-horok.
Sebagian besar mungkin asing dengan horok-horok dan pasti bertanya-tanya, makanan seperti apa sih itu? Horok-horok merupakan makanan khas asli Jepara yang terbuat dari tepung aren, bentuknya butiran-butiran kecil menyerupai steoroform. Rasanya gurih dengan tekstur yang liat dan kenyal. Kalau masih penasaran, saya sudah sertakan gambarnya, supaya lebih jelas. Proses pembuatannya cukup rumit dan memerlukan waktu yang lama, kurang lebih selama 2 hari.  Pada awalnya, tepung aren dicuci terlebih dahulu, kemudian dikeringkan, setelah itu tepung aren disangrai. Tepung aren yang sudah kering kemudian dikukus. Setelah masak dituang dalam tempayan, kemudian diaduk menggunakan sisir. Tepung aren yang sudah dikukus tadi walaupun terlihat kenyal dan liat, akan menjadi butiran-butiran kecil menyerupai sterofoam karena proses pengadukan menggunakan sisir. Untuk menambah rasa, bisa ditambahkan sedikit garam dan dimakan sebagai campuran bakso, gado-gado, pecel atau sate kikil.
Horok-horok
Makanan ini sudah populer semenjak era gerakan tiga puluh september yang merupakan salah satu kekayaan kuliner yang dimiliki oleh kota kelahiran Raden Ajeng Kartini. Bahan baku horok-horok yaitu tepung aren, merupakan bahan makanan yang kaya akan karbohidrat, akan tetapi miskin zat gizi lain. Hal ini karena kandungan pati yang tinggi di dalam teras batang dan proses pemanenannya. Dalam seratus gram tepung aren setara dengan 381 kalori dan mengandung karbohidrat 91,3 gram; protein 0,3 gram; lemak 0,1 gram dan serat 0,9 gram. Kalau dilihat dari nilai gizinya, kandungan kalori dan karbohidrat tepung aren setara dengan kandungan gizi beras. Oleh karena itu, horok-horok biasa digunakan sebagai pengganti nasi.
Proses pembuatan yang rumit dan lama, membuat horok-horok semakin langka dan cukup sulit untuk ditemukan. Walaupun begitu, kita masih bisa mendapatkannya di pasar tradisonal untuk menikmati kelezatannya. Harganya pun sangat terjangkau, hanya merogoh seribu rupiah kita bisa merasakan sensasi gurihnya horok-horok, biasanya disantap bersama sayur pecel. Untuk penyajiannya pun masih tradisional, dibungkus dengan daun jati. Tetapi kembali lagi pada selera masing-masing, bisa menyantap horok-horok dengan bakso, sate kikil atau yang lain. Untuk yang ingin mencicipi kelezatan horok-horok silahkan mampir ke kota ukir Jepara.  :-)
- See more at: http://nutrisiuntukbangsa.org/horok-horok-kuliner-unik-khas-jepara/#sthash.1lGB7OYZ.dpuf
Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan kulinernya. Ada beraneka ragam jenis makanan yang tersebar dari sabang hingga merauke dan setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Jepara merupakan salah satu daerah yang mempunyai beberapa macam kuliner yang menjadi ciri khas. Akan tetapi ada makanan khas asli Jepara yang cukup langka dan sullit ditemukan di daerah lain, yaitu horok-horok.
Sebagian besar mungkin asing dengan horok-horok dan pasti bertanya-tanya, makanan seperti apa sih itu? Horok-horok merupakan makanan khas asli Jepara yang terbuat dari tepung aren, bentuknya butiran-butiran kecil menyerupai steoroform. Rasanya gurih dengan tekstur yang liat dan kenyal. Kalau masih penasaran, saya sudah sertakan gambarnya, supaya lebih jelas. Proses pembuatannya cukup rumit dan memerlukan waktu yang lama, kurang lebih selama 2 hari.  Pada awalnya, tepung aren dicuci terlebih dahulu, kemudian dikeringkan, setelah itu tepung aren disangrai. Tepung aren yang sudah kering kemudian dikukus. Setelah masak dituang dalam tempayan, kemudian diaduk menggunakan sisir. Tepung aren yang sudah dikukus tadi walaupun terlihat kenyal dan liat, akan menjadi butiran-butiran kecil menyerupai sterofoam karena proses pengadukan menggunakan sisir. Untuk menambah rasa, bisa ditambahkan sedikit garam dan dimakan sebagai campuran bakso, gado-gado, pecel atau sate kikil.
Horok-horok
Makanan ini sudah populer semenjak era gerakan tiga puluh september yang merupakan salah satu kekayaan kuliner yang dimiliki oleh kota kelahiran Raden Ajeng Kartini. Bahan baku horok-horok yaitu tepung aren, merupakan bahan makanan yang kaya akan karbohidrat, akan tetapi miskin zat gizi lain. Hal ini karena kandungan pati yang tinggi di dalam teras batang dan proses pemanenannya. Dalam seratus gram tepung aren setara dengan 381 kalori dan mengandung karbohidrat 91,3 gram; protein 0,3 gram; lemak 0,1 gram dan serat 0,9 gram. Kalau dilihat dari nilai gizinya, kandungan kalori dan karbohidrat tepung aren setara dengan kandungan gizi beras. Oleh karena itu, horok-horok biasa digunakan sebagai pengganti nasi.
Proses pembuatan yang rumit dan lama, membuat horok-horok semakin langka dan cukup sulit untuk ditemukan. Walaupun begitu, kita masih bisa mendapatkannya di pasar tradisonal untuk menikmati kelezatannya. Harganya pun sangat terjangkau, hanya merogoh seribu rupiah kita bisa merasakan sensasi gurihnya horok-horok, biasanya disantap bersama sayur pecel. Untuk penyajiannya pun masih tradisional, dibungkus dengan daun jati. Tetapi kembali lagi pada selera masing-masing, bisa menyantap horok-horok dengan bakso, sate kikil atau yang lain. Untuk yang ingin mencicipi kelezatan horok-horok silahkan mampir ke kota ukir Jepara. 

Senin, 26 Mei 2014



Cara Membuat Desain Kartu Nama Dengan CorelDraw X4
Selamat malam semua.. jumpa lagi dengan saya, dalam tutorial kali ini kita coba membuat sebuah kartu nama yang sederhana dengan menggunakan CorelDRAW X4, yah intinya.. dari tutorial ini bisa dikembangkan lagi untuk membuat kartu nama yang lebih menarik, langsung saja kita mulai.

Hasil Akhir

Cara Membuat Desain Kartu Nama Dengan CorelDraw X4

Berikut langkah-langkahnya;
Langkah 1
Siapkan canvas dengan ukuran 9 x 5 cm.



Langkah 2
Langkah selanjutnya menyiapkan Guidelines (Garis Bantu), aktifkan terlebih dahulu Bleed Area (garis tepi pada canvas) dengan cara mengklik menu View “ Setup => Guidelines Setup “ Presets “ Bleed Area, jangan lupa mengaktifkan Snap To Guidelines pada Property Tool agar objek yang kita buat melekat pada Guidelines.






Langkah 3
Selanjutnya membuat Background kartu nama, caranya, buat objek kotak dengan menggunakan Rectangle Tool (F6) sebesar ukuran canvas. Atur Corner Radius menjadi 0,2 cm agar sudut kotak menjadi lebih halus.



Langkah 4
Beri warna kotak dengan Interactive Tool (G), pilih Fill Type menjadi Radial, pilih warna yang diinginkan, disini saya menggunakan warna biru terang (cyan) dan hijau terang (Ghost green).



Langkah 5
Selanjutnya membuat garis dengan menggunakan Pen Tool, buatlah garis seperti gambar di bawah ini.



Langkah 6
Ubah garis agar melengkung dengan cara Klik Shape Tool, klik kiri di tengah-tengah garis diagonal, kemudian Pilih Convert to Curve.



Langkah 7
Masih dengan menggunakan Shape Tool, klik kiri dan Drag garis kebawah agar melengkung seperti gambar dibawah ini.



Langkah 8
Beri warna Gradient dengan cara Klik Interactive Fill (G), pilih type fill Linier dan pilih warna seperti gambar dibawah.



Langkah 9
Selanjutnya Copy + Paste objek garis melengkung tersebut, dan rubah warnanya menjadi putih lalu kecilkan dengan cara klik kiri pada titik acu kiri tengah dan Drag kekanan hingga seperti gambar dibawah. 



Langkah 10
Selanjutnya buatlah garis melengkung dibagian kiri bawah, lihat langkah 5 s/d 8. Hasilnya seperti gambar dibawah.



Langkah 11
Langkah selanjutnya membuat tempat Alamat, klik Pen Tool dan buat garis kotak seperti gambar dibawah, beri warna Ice Blue.



Langkah 12
Buat agar kotak Alamat menjadi transparan dengan cara klik Transparency Tool, Pilih Type Linier dan drag dari bawah keatas pada objek kotak.



Langkah 13
Langkah selanjutnya membuat text, dengan menggunakan Text Tool (f8) buat lah text dan posisikan text seperti gambar dibawah;



Langkah 14
Anda juga bisa menambahkan logo yang anda punya di bagian kanan atas. Contohnya seperti gambar dibawah ini.



Oke selesai, dari tutorial ini anda bisa desain kartu nama yang lebih menarik, contohnya seperti dibawah ini;





Sekarang kalian sudah punya desain kartu nama yang siap dicetak dan dibagikan ke relasi. Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat.
- See more at: http://gradasiplur.blogspot.com/2013/08/Cara-Membuat-Desain-Kartu-Nama-Dengan-CorelDraw-X4.html#sthash.X1768Jjj.dpuf